Friday, November 30, 2012

Cara memperbaiki mobil sendiri

Mobil yang serba canggih di abad ke 20 ini dirancang sedemikian rupa sehingga tampak indah  dan luar biasa. Semua tersusun rapi dan terbungkus fiber serta full computerisasi sehingga hampir-hampir tidak membutuhkan skill manusia lagi untuk melakukan perbaikan, cukup dengan mencolokkan laptop, dengan program khusus sudah dapat mendeteksi letak kerusakan mobil.

Tapi sesungguhnya masih ada bagian pekerjaan yang dapat anda tangani sendiri selain dapat menghemat uang juga akan menambah pengalaman Anda dalam merawat mobil. Jenis perbaikan itu antara lain :
1. Cek Tekanan dan Isi Angin Ban

Dengan mengunakan pengukur tekanan ban, pompa angin (biasanya banyak tersedia di SPBU) anda dapat menjaga ban mobil Anda terisi angin dengan tekanan yang pas atau tidak sebab hal ini sangatlah penting untuk tiga alasan, yakni meningkatkan keselamatan selama mengendarai mobil (kendali mobil Anda akan lebih baik pada saat pengereman mendadak dan belok). Anda tidak akan pernah menyadari tekanan ban hingga Anda melakukan pengereman mendadak atau membanting setir di jalanan. Anda akan merasakan itu ketika tekanan ban Anda kurang dan itu mempengaruhi performa mobil Anda. Banyak kasus kecelakaan terjadi hanya karena ban kempes.
Anda cukup menggunakan pengukur tekanan ban yang dapat Anda beli bengkel-bengkel. Dan Anda dapat menambah tekanan ban Anda di SPBU yang memberikan layanan gratis untuk pengisian angin ban. Pastikan juga bahwa Anda telah mengetahui berapa tekanan ban yang cocok untuk mobil dan jumlah orang yang biasa berada di mobil Anda.

2. Merotasi Letak Ban
Dengan peralatan berupa dongkrak dan kunci pas anda dapat merotasi letak ban. Mengapa perlu dirotasi letaknya? Dua ban depan seringkali lebih cepat tipis dibandingkan dengan ban belakang karena pengereman dan belok arah mempengaruhinya. Dengan merotasi letak ban, Anda dapat memastikan bahwa kedua ban tersebut tidak perlu penggantian segera. Selain itu, ketika Anda melakukan rotasi sendiri, Anda dapat dengan jelas meneliti ban apakah ada kerusakan atau keausan. Mungkin juga Anda akan mendapati paku yang nempel di ban.
Bagaimana caranya? Untuk memastikan apakah Anda merotasi dengan benar, ada baiknya melihat buku panduan mobil yang menjelaskan tentang pola rotasi letak ban dengan benar.
3. Mengganti Filter Angin
Cukup dengan menggunakan Obeng anda sudah bisa mengganti Filter angin. Mekanik bengkel dengan cepat dapat mengganti filter angin dan sangat menguntungkan karena biasanya bengkel memberikan harga yang lebih tinggi. Mengganti filter angin yang hanya membutuhkan waktu singkat, 5 menit, dapat menghilangkan kotoran di mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Pada area-area yang banyak terdapat kotoran, gantilah filter tersebut lebih sering dibandingkan dengan yang lain. Jika Anda mempelajari dimana letak dan bagaimana mengganti filter, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk memperpanjang daya tahan mesin Anda.
4. Mengganti Lampu dan Sekering
Dengan menggunakan obeng anda dapat pula menggati lampu dan sekering yang putus (biasanya dijual dalam box berbagai ukuran). Lampu depan dan belakang merupakan item keselamatan yang penting. Tidak membutuhkan biaya yang banyak untuk mengganti lampu dan/atau sekering, tapi apa Anda benar-benar mau repot-repot ke bengkel? Bila ke bengkel, Anda harus menunggu dan mungkin harus membayar 50 persen lebih mahal untuk penggantian tersebut. Jadi ada baiknya Anda membeli sendiri lampu atau sekering di toko otomotif, lalu lakukan penggantian sendiri.
Bagian tersulit dalam mengganti lampu depan atau belakang adalah mengambil lampu. Lihat petunjuknya dan pahami terlebih dahulu. Sedangkan untuk meraih kompartmen sekering lebih mudah. Untuk mendapatkan sekering yang tepat, Anda perlu untuk melihat bagan elektronik di buku petunjuk.
5. Mengganti Oli Mobil
Mengganti Oli mesin tidak harus dilakukan di bengkel, dengan menggunakan dongkrak, wadah untuk oli bekas, kunci pas, kanebo atau lap anda dapat mengganti oli sendiri. Dengan mengganti oli mobil sendiri, Anda telah menghemat pengeluaran untuk salah satu hal yang sering dilakukan upsell di bengkel. Penggantian oli mobil memang membutuhkan pengetahuan yang agak lebih dibandingkan dengan perbaikan mobil yang ada dalam daftar ini. Oleh karena itu ada baiknya Anda ditemani minimal dengan orang yang sudah mempunyai pengetahuan sedikit tentang mobil. Setelah mampu menguasai tugas ini, Anda dapat merasa seperti mekanik sungguhan.

Wednesday, November 14, 2012

Cara memperbaiki dan merawat radiator

Bagi agan agan yang memiliki mobil yang sudah cukup berumur tentu sudah mulai banyak mengalami keluhan mulai dari mesin sampai dengan body, diantara keluhan itu adalah radiator yang mulai berkarat dan bocor. Radiator berperan penting untuk mendinginkan mesin mobil dan apabila mengalami kebocoran akan sangat membahayakan mesin. Ada beberapa cara untuk mencegah kebocoran pada radiator antara lain :


1. Periksa dudukan radiator secara berkala, apakah sudah mulai longgar? Caranya adalah dengan menggerak-gerakkan radiator maju-mundur. Apabila kedudukan radiator bergoyang atau longgar maka akan menyebabkan gesekan antara radiator dengan bagian lain yang berakibat terjadinya kebocoran pada radiator.


2. Hidupkan mesin mobil, apakah radiator dalam keadaan bergetar? Kalau bergetar Itu menandakan dudukan radiator mulai  perlu perbaikan.




3. Untuk mengatasi radiator yang goyang atau bergetar adalah dengan membuat dudukan karet yang dibuat dari ban dalam bekas (silahkan minta saja ke tukang tampal ban, tapi yang sopan ya mintanya….., he…) untuk mengganjal dudukan radiator.


 4. Buka pengunci radiator lalu lilitkan karet ban pada tuas radiator kemudian kencangkan pengunci. Goyang-goyang kan radiator apakah sudah cukup kuat? Kalau masih bergoyang maka ulangi dari langkah 1.



Dan yang terpenting gan…, rajin-rajinlah memeriksa kondisi radiator minimal satu bulan sekali.